Hindari Kekenyangan

Tidak terasa Ramadhan sudah setengah jalan dan sebentar lagi akan berlalu. Apakah kita telah memaksimalkan amal ibadah kita selama bulan Ramadhan ini? Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan maghfirah. Amalan sunnah yg kita lakukan pada saat bulan Ramadhan akan bernilai berlipat ganda dibanding hari-hari biasa diluar bulan Ramadhan. Maka dari itu janganlah kita menyia-nyiakan bulan Ramadhan ini dengan kegiatan yang tiada gunanya dan kebiasaan yang berlebih-lebihan. Sudah menjadi kebiasaan ketika menjalankan ibadah puasa, kita selalu menunggu adzan maghrib saat berbuka puasa. Biasanya kita sudah menyiapkan makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Apalagi ketika bulan Ramadhan pasti banyak orang jualan makanan dan minuman yang beranekaragam di pasar dadakan yang biasanya di pinggir jalan. Banyak sekali makanan dan minuman yang dijual sehingga kita yang puasa biasanya ingin beli ini dan itu untuk menu berbuka puasa. Bahkan kita membeli makanan dan minuman yang sebenarnya tidak kita perlukan, hanya karena keinginan saja kita membelinya dan pada akhirnya pada saat berbuka banyak makanan yang tersisa. Apalagi kalau masih ada kebiasaan balas dendam karena seharian puasa tidak makan dan minum sehingga pada saat berbuka makan dan minum sebanyak-banyaknya. Akibatnya adalah perut kita penuh dan kekenyangan sehingga kita akan merasa malas untuk pergi sholat tarawih berjamaan karena alasan kekenyangan yang berakibat pada sakit perut dan ngantuk. Apalah artinya puasa jika pada siang hari kita tidak makan minum sementara pada malam hari kita makan sampai kekenyangan. Karena puasa itu melatih kesabaran kita untuk menahan hawa nafsu juga untuk ikut merasakan bagaimana penderitaan orang yang kelaparan sehingga kita yang masih mampu utk setiap hari makan akan selalu merasa bersyukur. Jadi baik siang maupun malam kita tetap harus bisa menahan hawa nafsu.

Dalam riwayat, nabi Yahya pernah didatangi iblis yang membawa beberapa benda yang bergelantungan di badannya. Benda tersebut adalah syahwat yang akan digunakan untuk menguasai dan menggoda manusia. Dengan syahwat tersebut manusia akan kekenyangan dan setan tersebut akan memberatkan manusia untuk mengerjakan sholat dan berdzikir. Nabi Yahya pun bersumpah bahwa selamanya tidak akan memenuhi perut dengan makan hingga terlalu kenyang. Rasulullah pun membudayakan hidup zuhud dengan cara tidak terlalu berlebihan dalam makanan. Porsi makan Rasulullah yang tidak membuat kekenyangan adalah 1/3 isi lambung. Beliau berpesan 1/3 untuk makanan, 1/3 untuk minuman dan 1/3 untuk udara.

Berikut ini beberapa dampak akibat terlalu banyak makan (diambil dari majalah Hidayatullah):

  • Menyebabkan hilangnya rasa takut kepada Allah dan sebaliknya akan tumbuh rasa takut terhadap manusia.
  • Menyuburkan mentalitas cinta dunia, karena kenikmatan semu dibalik rasa kenyang itu akan mendorong manusia mengulangi kembali pola makan yang sama.
  • Menghilangkan kasih sayang kepada sesama makhluk, karena rasa kenyang itu membuatnya lupa banyak orang lain yang masih kelaparan.
  • Menyuburkan sifat malas untuk beribadah, belajar, bekerja dan berbagai amal sholeh lainnya.
  • Ketika mendengar kata-kata hikmah/nasehat, orang yang terlalu kenyang tidak dapat menangkap dan merasakan sentuhannya.
  • Jika orang kenyang itu memberi hikmah dan nasehat, maka apa yang disampaikan itu tidak dapat meresap kedalam hati orang yang mendengarnya.
  • Terlalu kenyang membuat sulit bernafas dan dapat mendatangkan berbagai macam penyakit.

Dengan makan sesuai porsi Rasulullah insyaAllah kita tidak merasakan kekenyangan dan akan dengan mudah melaksanakan ibadah sunnah maupun wajib di bulan Ramadhan ini dengan enteng dan tidak merasakan kemalasan. InsyaAllah.

12 Balasan ke Hindari Kekenyangan

  1. funkshit mengatakan:

    Ketika mendengar kata-kata hikmah/nasehat, orang yang terlalu kenyang tidak dapat menangkap dan merasakan sentuhannya.

    klo lapar malah tambah ngga ngerti😀

    Menyebabkan hilangnya rasa takut kepada Allah dan sebaliknya akan tumbuh rasa takut terhadap manusia.

    loh kok bisa ?

  2. xwoman mengatakan:

    klo baca kata kekenyangan jadi inget iklan di salah satu stasiun TV swasta… pas buka puasa segala dimakan, waktu taraweh aja dia tidur di belakang😆

    memang segala yang berlebihan itu tidak baik

  3. kurt mengatakan:

    Waduh mbak, aku ini kurus, makan sediki saja kenyang, lalu aku harus menyedikitkan makanan lagi biar jangan terlalu kenyangkah???

    btw, Rasulullah mengajarkan sangat bijak. filosofi kenyang mengajarkan kepada kita akan egoisme, ketidakpedulian sekitar dan abai dalam memilah2 sesuatu yang dimakan juga mengajarkan rasa ketidakpercayaan masa depan…. dan masih banyak lagi… deeh… tapi ngomong2 tadi sahur aku merasa kekenyangan mbak…🙂
    Astaghfirullah…

  4. cojones mengatakan:

    melihat dampak terlalu kekenyangan itu, selain sakit perut juga bikin malas dan sifat buruk lain….astaghfirullah….saya sepertinya kurang bersyukur,…

  5. riza mengatakan:

    iya mbak, klo makanannya gak habis gimana. misalnya klo beli nasi bungkus atau mie yang ditakar oleh penjualnya. pilih mana membuang makanan apa kenyang? :p

  6. alief mengatakan:

    efek kekenyangan bagi saya:
    waktu sholat taraweh ngantuk pol
    waktu pulang dari masjid, gak kuat mancal sepeda
    waktu sampe kamar, langsung pingin tidur
    waktu bangun sahur, pingin tidur lagi…🙂

  7. David Santos mengatakan:

    Freedom for Birmânia!

  8. Lintang mengatakan:

    @funkshit
    Yang baik adalah yang tengah-tengah. Tidak dalam keadaan lapar dan tidak dalam keadaan kekenyangan. Manusia jadi tidak takut kepada Allah karena ketika merasa kekenyangan, mereka tidak pernah bisa ikut merasakan penderitaan orang lain yang sedang kelaparan sehingga selalu merasa berkecukupan dan tidak pernah merasa bersyukur. Apalagi dampak kekenyangan misalnya ngantuk, belum sholat kita sdh merasa ngantuk sehingga malas utk sholat dan menunda-nunda waktu sholat. Ini yang dimaksudkan tdk takut kepada Allah.

    @xwoman
    O…yang ada di tv itu yah…emang dasar xwoman suka liat sinetron:mrgreen:

    @kurt
    hihihi hari ini sahurnya kekenyangan juga nggak pak??😆

    @cojones
    alhamdulillah kalo menyadari🙂

    @riza
    ya waktu beli makanan kita bilang ke penjualnya supaya nasinya tidak terlalu banyak😉

    @alief
    gmn nih cak puasa di negeri orang?? jangan2 cak alief ini sering kekenyangan😀

    @David
    lagi ngomongi apa ya??😕

  9. hengky mengatakan:

    wahhh…betul juga ya!!!!

  10. ACENG mengatakan:

    KEKENYANGAN IS TOO SATISFIED.

  11. harga laptop mengatakan:

    kekenyangan toohhhh, trus masalah ?😀

  12. hape2014 mengatakan:

    kekenyangan bisa berakibat buruk pada lambung….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: