Alat Penolak Hujan

Liburan maulid nabi kmrn aku mudik ke jawa. Wkt itu aku melihat paklik di halaman rumah sedang memotong2 bambu, katanya untuk bikin kandang ayam. Memang beliau suka sekali memelihara ayam, apalagi ayam jago. Tak sengaja aku melihat ada sapu lidi yg diletakkan diantara 2 batu pas ditengahnya dengan posisi terbalik.
Jd pegangan sapu lidi ada dibawah sementara lidi utk menyapu menghadap keatas. Dan olala…ternyata pada lidi2 tsb ditancapin bawang merah, bawang putih dan lombok. Wkt itu bawang sama lombok sdh dlm keadaan layu. Iseng2 kutanya paklik, “Paklik, knp sapu lidi ini ditaruh kebalik dan ada bawang serta lombok diujung2 lidi?”

Sambil membelah bambu paklik menjawab, “Haha itu ulah bapakmu, katanya dengan cara itu bs menolak hujan.” Seraya tertawa, “Tapi posisinya hrs seperti itu, lombok dan bawang hrs ditusuk vertikal, nggak boleh horisontal. Itu sih sdh lama, jd sdh layu semua. Supaya hujan tdk turun, lombok sm bawang ditusuk dlm keadaan fresh, nggak boleh layu. Kalau nggak gitu nggak manjur.”
Aku msh nggak percaya, “Ah masa sih dg cara seperti itu bs menolak hujan?”
Paklik pun menjawab dg semangat, “Loh nggak percaya. Skr kan musim hujan, kmrn itu pesenan sedang banyak dan kaos yg baru disablon itu hrs dijemur. Kalo hujan terus, kapan keringnya kaos2 itu? Makanya dibuat itu spy hujan tdk turun sampe kaos itu kering. Biasanya kalo sdh pada kering semua, baru hujan turun.”
Sambil ngambil gambar lidi itu, aku msh ngengkel, “Ah, aku nggak percaya. Bapak selama ini nggak pernah bikin kayak gitu kok. Baru kali ini aku melihatnya.” Mendengar aku msh ngengkel, paklik cm ketawa sj sambil meneruskan membelah bambu.
Sore harinya aku tanya sm bapak, “Pak, siapa yg bikin sapu lidi kebalik di halaman itu?” Sambil ketawa bapak bilang, “Itu kerjaan paklikmu. Katanya spy hujan tdk turun, spy mendungnya lewat aja.”
Aku jd bingung, “Loh piye to, katanya paklik itu ide bapak haha…”
Bapak cm ketawa aja, “Lha selama ini km pernah liat sapu lidi dibalik kayak gitu nggak??” Hmm bener jg ya, selama ini aku g pernah liat kayak gitu. Emang paklikku baru saja tinggal sm orang tuaku. Haha ternyata aku kena tipu… Ada yg pernah mendengar sapu lidi dibalik dan ditancepin lombok sm bawang bs menolak
hujan?? Jangan2 pawang hujan itu alatnya emang sapu lidi itu ya?? hehe😀


17 Balasan ke Alat Penolak Hujan

  1. ciha mengatakan:

    wah….sama kayak dirumahku tang. Tapi dulu, sekarang….gak tau lagi….hehehehe

  2. mybenjeng mengatakan:

    di tempatku hujannya ditolak, tapi banjirnya datang…🙂

  3. azmiel mengatakan:

    ada ngga buat nolak hutang..he…he

    salam
    Bahuma blog

  4. peyek mengatakan:

    masih adakah?

  5. suandana mengatakan:

    caranya macem2… ada yang pakai kodok lho…😐

  6. anno' mengatakan:

    wekekekeke…
    pada lempar2an batu gitu ntang……🙂

  7. sheren mengatakan:

    aneh jga ya ada pnolak hujan kya gtu, yaaa pasti@ msh byk tuhh yg macem kya gt….

  8. celen mengatakan:

    aneh jga ya ada pnolak hujan kya gtu, yaaa pasti@ msh byk tuhh yg macem kya gt….

  9. RADIOKITA mengatakan:

    Aku juga hairan…pelbagai cara sudah dilakukan akan tetapi hujan masih berterusan langsung banjir..adakah ini tanda ada warga desa yg gak atau masih belum mandi???

  10. Laks mengatakan:

    hujan emang ngerti ya kalo dia sedang di tolak atau diterima😀

  11. warmorning mengatakan:

    alat yg sakti loh itu😀

  12. Dhimas Yhoga Saputra mengatakan:

    paman ente geli-geli tuh..

  13. Planet Borneo mengatakan:

    Saya sudah mengunjungi situs ini. Tulisannya sangat menarik dan inspiratif. Saya mohon izin ya mengagregasinya ke Planet Borneo.

    Terima kasih

  14. Langland mengatakan:

    Somehow i missed the point. Probably lost in translation🙂 Anyway … nice blog to visit.

    cheers, Langland!!!

  15. NdaruAlqaz mengatakan:

    wahahahahaha, jadi inget kampung halaman. dulu di ponorogo pas mau ada acara grebeg suro, puluhan pawang hujan didatangkan untuk mencegah hujan agar acara sukses. salah satu cara ya kayak seperti paklik sampeyan itu.

    tapi ada yang lebih sableng, ada seorang dukun megang celana dalam perempuan *cawat* terus di bacain mantra lantas dilempar ke atap pendopo di alun-alun… wakakakakaka

    Dan hasilnya, tepat pada pertengahaan acara, hujan turun dengan derasnya…. hahahahaha, gagal dapet gaji tuh para dukun….

  16. Rumah Adhwa Herbal mengatakan:

    haha, yang bener aja

  17. pasifo98 mengatakan:

    Reblogged this on pasifo98.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: